Monday, February 25, 2013

One Day in Mangrove Forest with Rumah Tahfiz Semolowaru


Hai, ketemu lagi di bulan kedua di tahun 2013 ini...
Di penghujung bulan Februari ini, ada sebuah trip yang kulakukan dengan adek-adek dari Rumah Tahfiz Semolowaru. Trip jarak pendek, hanya di dalam kota Surabaya saja. Tujuannya adalah mengunjungi kawasan konservasi  hutan Mangrove  yang terletak di daerah Wonorejo Surabaya.
Mingggu pagi tanggal 24 Februari 2013, sekitar pukul 7.30 aku berangkat dari rumah dengan menggunakan mobil pribadiku. Tujuan pertama adalah menjemput adek-adek Rumah Tahfiz di pondoknya di daerah Semolowaru Elok. Sesampainya disana ternyata Haidar,sahabat yang juga satu tim pengajar denganku - untuk memberikan tambahan pelajaran buat adek-adek Rumah Tahfiz – sudah sampai di pondok juga. Setelah tiba, kami berdua pun langsung masuk, dan mereka pun ternyata sudah siap untuk berangkat.
SEBENTAR!!! Tenyata kita belum bisa berangkat, karena eh karena mbak Fanianya – masih satu tim pengajar – belum datang. Dan ternyata pas aku telpon orangnya baru bangun tidur. X_X (Horeee banget kan ya...??) Padahal pas janjiannya kemaren Dia yang ngajak untuk sudah nyampe di pondok jam 8 teett.
Akhirnya, setelah menunggu sekitar satu jam plus-plus, ya satu jam plus dua puluh lima menit tepatnya, yang ditunggu-tunggu dateng juga.. :D Tepat pukul 9.30 akhirnya kita berangkat juga satu rombongan berenam belas.
Dengan waktu tempuh sekitar 15 menit saja dengan mobil akhirnya kita sampai di hutan Mangrove Wonorejo. Setelah memarkir mobil kita langsung menuju tempat pembelian loket perahu dan membeli tiketnya. Untuk orang dewasa harga tiket sebesar Dua Puluh Lima Ribu Rupiah, sedangkan untuk anak-anak usia 6-12 tahun harga tiket sebesar Lima Belas Ribu Rupiah saja.
Sambil menunggu datangnya perahu kami menyempatkan untuk berfoto dan melihat-lihat di sekitar dermaga mangrove. Di sebelah kiri pintu masuk dermaga terdapat seekor ular Sanca yang berukuran lumayan besar didalam kandangnya. Sayangnya si ular sedang tidur dan pengelola sepertinya tidak memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk bisa berfoto dengan sang ular.
Sambil menunggu perahu berpose dulu

Setelah menunggu sekitar lima belas menit, perahu yang akan mengantarkan kami menyusuri hutan mangrove Wonorejo datang juga. Kami pun segera naik ke dalam perahu, serombongan dengan kami terdapat dua keluarga kecil dan juga rombongan mahasiswa dari ITS.
Perjalanan menyusuri hutan bakau ini sekitar dua puluh menitan untuk sampai di muara sungai yang langsung berbatasan dengan laut. Setibanya di ujung sungai, perahu menepi di dermaga untuk kemudian kami turun dan trekking menyusuri hutan bakau menuju anjungan lepas pantai yang agak menjorok ke tengah laut.
Jalur trekking kami adalah sebuah jembatan yang terbuat dari anyaman bambu, yang  dalam bahasa Jawanya adalah gedek atau besek. Yang berjarak kurang lebih sekitar empat ratus sampai lima ratus meteran untuk menuju anjungan yang ada di tengah laut.
Zilla didalam perahu

Setelah puas beristirahat dan berfoto-foto di anjungan, kami pun segera kembali ke perahu untuk pulang. Anjungan ini terdiri dari dua buah gazebo, yang satu sejajar dengan jembatan trekking yang kita lalui dan satu lagi terletak lebih tinggi semacam menara pandang setinggi kurang lebih lima sampai enam meteran.
ki-ka : Mutaya, Mia, Hana, Putri, Ms. Fania

bersantai di gazebo
si imut Hana

Anies in pose

Cuaca yang tidak menentu menjadi teman perjalanan kami selama trip ini. Ya, cuaca yang awalnya panas ketika kami datang berubah menjadi hujan ketika kami melakukan trekking. Sesampainya kami di anjungan cuaca berangsur-angsur menjadi panas dan cerah kembali. Tetapi ketika kami akan kembali ke perahu, hujan deras menyapa kami kembali bahkan lebih deras dari hujan yang sebelumnya ketika kami datang. Mungkin ini semacam ucapan selamat datang dari hutan mangrove bagi rombongan kami. :D
Perjalanan pulang

Setibanya kami di dermaga, kami beristirahat sebentar sambil duduk-duduk dan memakan perbekalan kue yang kami bawa. Ternyata karena terlalu asyik berfoto dan menikmati pemandangan kami lupa untuk memakannya, jadilah kue-kue itu hanya kami bawa berkeliling naik-turun perahu dan trekking sambil berhujan-hujan ria. X_X
Sekitar pukul satu siang kami kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanan berikutnya, yaitu MAKAAAN SIANG!! Hahahaaaaaa.... :D Tempat kami makan siang adalah Gado-gado Cak Yul yang ada dijalan Rungkut Madya. Pemiliknya adalah Cak Yul yang merupakan temanku sesama komunitas bisnis Bravo Surabaya - yang sedang mengadakan promo “BUY ONE GET ONE” - dalam rangka grand opening warung gado-gadonya ini.
Setelah selesai makan siang, kami pun pulang kembali ke pondok karena hari sudah semakin sore. Dan berakhirlah trip kami hari itu. Ini adalah trip keduaku bersama adek-adek dari Rumah Tahfiz Semolowaru, trip sebelumnya kami lakukan sekitar pertengahan Oktober 2012 di Taman Safari Indonesia II prigen(mungkin akan ku ceritakan di lain waktu).

No comments: